Jumat, 09 Maret 2012

Mask Collection!!!

Tidak perlu memakai topeng itu didepanku, karena aku sudah tahu wujud aslimu, Tak berlu mengungkap beribu alasan, tanpa dijelaskan aku sudah tahu kebenarannya. Jika malam berganti pagi hari, dengarkanlah wahai pemeras jiwa aku pun berganti sudut pandang saat dengan mudahnya perkataan bijak membingkai seruan yang terucap halus.Berterima kasih untuk setiap tetes kebencian yang terkumpul di jiwa dan memaksa memuntahkannya saat terbangun pagi hari. Dengan itu kesadaranku terkumpul untuk menemukan kunci hati dan menyaringnya menjadi embun yang bisa menenangkan hati yang terlanjur terjajah kata.

Luangkan sedikit waktu untuk merenungi bahwa fatamorgana bisa saja muncul pada hari yang cerah dan pada lingkungan yang terasa sangat nyaman memeluk jiwa-jiwa yang berlomba mencari makna yang selama ini menetap entah dimana. Kebisuan menjadi kerangka yang kuat untuk menjadi pondasi kejujuran yang tersimpan rapi tanpa tersenggol jejak yang membantai setiap sunyi.

Bersapa kembali diharamkan jika senyum hangat menjadi sebuah pedang yang siap menyayat lagi jiwa yang mulai menata hati. Camkanlah bahwa tiada adalah baik jika menghapus jejak merupakan jalan terampuh untuk mengubur semua kata yang melacurkan jiwa. Aku memberikan sebuah prasasti berharga yang pantas untuk dikenang dengan sebuah hiasan topeng yang menempel pada setiap sudutnya. Terjemahkanlah dengan bahasamu apa mauku, dan artikan secara bijak bahwa topeng mu hanya sekedar alat untuk memeras pikiran para jiwa pengelana.


Perempuan Sederhana dan Pintanya yang Sederhana

Perempuan sederhana dengan pinta sederhana, berjalan tertatih menampari diri. Mengingat makian yang sengaja dialamatkan untuknya. Bab demi bab kemarahan diantarkan oleh angin malam untuk membuatnya menggigil ditemani pekat nya malam dan perihnya tangis. Gambaran orang terkasih, terpuja, terhampar jelas memunggungi dengan senyuman sinis. Ditusuk dari belakang dengan kata-kata tak termaafkan., hingga terjerembab berkali-kali. Masih saja penuh sangkalan meski penjelasan sudah tak masuk akal lagi. Terbodohi sepanjang waktu dengan ribuan alasan meyakinkan dan dengan pertahanan diri  menyerang tanpa fikir akibat.

Sudahi saja rangkaian kata yang terlihat hanya seperti ketakutan yang terpancar dari bahasa tulis yang hanya mampu menjawab sebagian kecil kehausan yang mendera. Berharap agar keterlibatan dalam kepura-puraan segera berakhir. Semakin banyak bercerita semakin rendah memandang. Tak ada lagi garis wibawa yang terpancar, apa yang menempel tak bisa lagi menaikkan rasa hormat yang tersimpan lama.

Salahnya mencoba bermain jiwa yang mengagumi dengan rangkaian kata yang mampu meninabobokan. Rasakan pada akhirnya kehilangan akan menjadi hal yang paling menyakitkan untuk diingat. Bahkan dalam pelukan jiwa yang lain sekalipun. Bukan maki dan bukan balas yang akan terhidang dalam kerakusanmu, nanti tapi doa menyayat yang meminta ribuan perlindungan darimu, sehinga hanya rasa sesal yang akan hinggap di bahumu dan menjadi bayangan yang mampu menggerogoti jiwa rapuhmu.






(Dear my best friend..tenang aja ya...pasti berlalu kok..Allah nggak tidur pasti denger doamu...always beside you...semangat ya...)


Kamis, 08 Maret 2012

Para Ibu Kekasih Allah...

Kemarin hari kedua saya mengalami serak parah dan tetep maksain ngajar, ternyata kalo udah panggilan hati susah ya untuk melewatkan sesuatu yang bikin kita seneng hehhhee. Meskipun diketawain anak-anak tapi gak bikin bete tuh karena merekanya juga baik-baik. Jadi ngajarnya deket-deketan,heheh lucu deh..kadang suara nya muncul ngebas teteuuup berasa kayak suara banci walaaaaaahhh.... Tapi Bismillah, niat baik semoga dimudahkan jalannya. Alhasil lancar mengajar seharian kemarin :) Alhamdulillah

Sambil menunggu mengajar siang saya berbincang dengan ibu pemilik tempat saya mengajar. Subhanallah banyak sekali yang saya dapatkan dari beliau, pencerahan tentang kasih sayang Allah dan cara Allah mencintai umatNya. Beliau mengatakan sebaiknya kita mendoakan almarhum orang yang kita sayangi setiap malam selasa dan malam kamis ( Saya tersentuh karena teringat alm. ayah saya tersayang ) dengan membaca surat yasin dan ayat qursi, dan pada malam jumat setelah magrib membacakan surat yang sama. Pada hari Jumat sebaiknya ke makam dan mendoakannya. Ada sebuah ilustrasi dimana saat orang-orang berkumpul dan berdoa serta mengirimkan doa untuk kaum muslimin dan muslimat, maka doa tersebut akan menjadi kerikil yang akan dipunguti oleh ruh orang yang sudah meninggal. Dan jika anak dari orang yang meninggal tersebut berdoa maka ruh tersebut tidak akan memunguti kerikil tersebut karena doa anak yang shaleh setiap waktunya akan berubah dari lilin kemudian menjadi lampu terang dan akhirnya menjadi cahaya yang akan menerangi dan melapangkan kubur almarhum. 

Maka jika ada amalan yang senantiasa dihitung Allah yaitu yang tiga perkara (1) amal jariah (2) ilmu yang bermanfaat dan (3) doa anak shaleh. Subhanallah bahwa ruh akan datang ke rumah dan melihat apakah rumah yang ditinggalkannya itu penuh cahaya karena doa dari anaknya, atau sepi karena tidak ada yang mendoakannya. Semua ini mungkin akan berbeda penafsirannya dengan yang lain, tidak ingin berdebat hanya meyakinkan diri bahwa semua amalan baik apapun itu tergantung pada niatnya maka Allah akan melihat dan memperhatikan.

Saat Subuh semua malaikat akan mencatat siapa yang bangun untuk solat subuh dan siapa yang tidak dan malaikat akan melaporkan kepada Allah. Maka saat terbangun dan langsung solat subuh, 768 malaikat akan berada disamping kita dan menyampaikan amalan kita kepada Allah. Jika mendoakan dengan membaca Yasin dan ayat qursi tadi untuk almarhum maka alm. akan terbebas dari siksa kubur hingga subuh keesokan harinya. Terkadang kita berdoa seperti memaksa agar Allah mengabulkannya, padahal kita sendiri belum sempurna mengerjakan amalan ibadah. Terkadang Allah memberi bukan yang kita mau tetapi Allah memberikan apa yang kita butuhkan, tetapi banyak dari kita yang nggak sadar dan belum terbuka hatinya, sehingga menjadi kufur nikmat. Atagfirullah, semoga tidak termasuk golongan orang yang kufur nikmat.

Tersentak juga saat beliau mengatakan banyak orang yang meng upgrade pendidikannya setinggi-tingginya hingga S3, tetapi apakah bacaan ayat-ayat Al-Quran bertambah banyak untuk dibacakan saat solat ? atau tetap hanya menggunakan surat-surat pendek ? Ya betul, kadang segala hal yang bersifat keduniawian begitu indah dipandang dan dirasakan sehingga sedikit menyilaukan mata dan melupakan tujuan hidup di dunia untuk apa...Seharusnya lebih giat berusaha menghafalkan surat-surat dalam Al-quran dan seraya mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta tahu kandungan dalam ayat tersebut.


Mencari Kebenaran..

Kebenaran yang palsu dan menyesatkan. Ya sudah kutemui ratusan kali dalam menyalakan lentera hidup. Beragumen dengan dasar alibi yang penuh keyakinan tetapi penuh rekayasa. Kebenaran itu kodratnya datang sendiri tanpa harus dicari dengan peluh atau dengan darah sekalipun. Tinggal bersabar dan bukannya membabi buta mencari hal yang tidak jelas. Jika dalam pencariannya menemukan hal yang mengganggu, seperti hati yang terbakar amarah, dan makian dari sekeliling, hadapi dan jalani. Manusiawi sikap seperti itu, biarkanlah  mengalir karena insyaAllah bagian dari proses. Tugas utama adalah memperbaiki diri menjadi lebih baik.

Memberi hiburan bagi batinku saat dengan tanganNya ditunjukan sendiri hakikat kebenaran yang sesungguhnya. Memang setelah berpasrah dan mengikhlaskan semua. Kebenaran itu muncul tanpa berusaha mencarinya lagi, kebenaran itu yang menghampiri. Syukur Alhamdulillah satu doa itu terkabul. 

Saat hati bersih, sinyal yang datang dariNya bisa dengan mudah ditangkap, karena persamaan frekuensi yang timbul. Sehingga petunjuk yang datang bisa menjadi harmonisasi yang seutuhnya dicerna. Kembali diolah oleh  hati semua pemikiran yang menggoda diri. Merujuk hadist Al-Bukhari dan Muslim tentang hati, dimana dalam tubuh terdapat segumpal daging yang apabila baik maka baik pula seluruh tubuh dan apabila ia rusak, maka rusak pula seluruh tubuhnya. Berharap selalu terjaga bersih hati agar bisa selalu menerima sinyal-sinyalNya. Maha Besar Allah. Seruan mengagungkan namaMu selalu terucap dalam nafas dan senyum.


Selasa, 06 Maret 2012

Tulang Rusuk Yang Hilang

(gak sengaja nemu cerita tentang soulmate..semoga menghibur ya teman-teman...menyentuh hati... source from imadeharyoga.com)

 TULANG RUSUK YANG HILANG

Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.
Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati.”
Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain.
Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas.
Pada suatu hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, “Kamu nggak cinta lagi sama aku!”
Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak, “Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!”
Tiba-tiba Dara menjadi terdiam , berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar.
Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. “Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing. ”
Lima tahun berlalu…..
Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya.
Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara.
Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.
Raka : Apa kabar?
Dara : Baik… ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?
Raka : Belum.
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan adayang berubah.
Dara tersenyum manis, lalu berlalu.
“Good bye….”
Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, mati. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.
“Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal”

Sehari Tanpa Suara

Huaaaaah...pagi ini saat bangun kok ada yang aneh ya..ternyataaa oh ternyata suara saya menghilang, walaaaahhhhh gawaaat niy. Nggak keluar suaranya. Uhuk uhuk gawat...jadinya pagi ndak ketemu anak-anak PAUD deh, maafin ibu ya sayang..kemis ketemu lagi kok, insyaallah udah bisa teriak-teriak nyanyinya hehehe. Akhirnya sms Kepala sekolah nya bilang ijin gak masuk, hikssss...

Duh tetep harus masuk niy, harus dipaksain soalnya nanti siang anak-anak Speak Up!! pada ujian. Hohoh nekat deh dateng juga dengan suara yang nyaris tak terdengar, hmmm gimana ngajarnya yah kalo gak ada suaranya... ahaaa mari berbisik.. hehehe. Untungnya anak-anaknya pengertian, duduknya deket-dekatan jadi nggak usah teriak kalo mau ngomong. Awalnya pada kaget juga denger suara saya yang kadang ada kadang hilang atau malah kalo lagi ada suaranya kedengeranya malah kayak suara banci ngebass gitu deh hahahha. 

Udah tau suara abis kayak gitu teteuup ajah pengen ngomong, haduuh ampun deh. Lucunya lagi temen saya malah bilang gak kuat denger suara saya hahhaha.. ya ampuuun. Iya sih karena doyan ngobrol jadi deh diem sebentar malah gak betah, hihih padahal udah tau bikin polusi suara. Alhamdulillah kelas berjalan lancar, ternyata bisa diakalin juga mengajar tanpa suara hehheeh.. duuh anak-anak sayang...sayaaaaaaang kalian banget deh.

Perjalanan pulang ke rumah, di dalam angkot saya mendengar percakapan ibu dan anak, astagfirullah ternyata anaknya ganguan bicara. Hmmmmm jadi kembali berkaca diri, subhanallah dikasi serak sampe ndak bisa jelas ngomong. Di depan saya duduk malah ada anak yang susah komunikasi.Terima kasih Ya Allah...

Mami Bulan

Mami Bulanku sayang...inget banget waktu pertama kali masuk kantor TEL..yang pertama nyambut n ketawa sumringah ya mami Bulan. Masih inget mami pake baju item rambutnya digerai. Hari pertama kerja udah megang komputer mami sambil liat2 dokumen. Whuaaa antusias banget deh seneeeng. Seharian diajarin mami trus kita makan di Gading bareng-bareng. Besoknya udah mulai lagi pegang dokumen..seru ternyata megang ekspor Amerika..heheheh..meskipun dari hari ke hari nambah mumet tapiii dooong ada mami yang ngeassist setiap saat. Top Banget mam, kalo ada supervisor award mami juara nya deh...Hingga muncul status di Fb " I love my job" yang saya buat saat lembur sendirian, sumpaaah saking cintanya ama container2nya shipper rela deh ampe malem nyelesein kerjaan. Meskipun katanya ada kejadian serem di kantor, tapi alhamdulillah hehhee gak nemu dan kerjaannya pun beres.

Kalo ada masalah, mami yang back up ampe beres. Makasih ya mih. Pun waktu ada masalah curhatannya ama mamih daaaan beres. makasih lagi ya mih. Tapi tau nggak mih, mamih tuh kuat banget lho...jarang complaint kalo ada apa-apa, bener-bener ikhlas dan dihadapi dengan senyuman, salut banget deh Mih. sempet bikin bberapa puisi tentang mamih, tentang tegarnya dan kuatnya mamih. Satu penyesalan sampe sekarang  keluar dari TEL ya nggak tega ninggalin mamih, rasanya kalo semuanya lancar-lancar aja pengen banget di TEL terus, sama-sama bangun TEL. Betah di TEL karena ada mamih. hikssss itu udah hampir 2 taun lalu yaaa mih. Semoga mamiku sayang selalu dilindungi Allah dan selalu diberi kebahagiaan. Sayang bnaget sama mamih meskipun jarang bbm an heheh...