Hari ini hari Jumat. Waktu dimana saya harus menemani Jaka belajar. Hari ini kelas kami mengadakan assembly semacam pertunjukan drama. Jadi kelas sudah sibuk dari sebelum jam delapan. Kami mempersiapkan konstum dan gladi. Tiba di aula anak-anak mulai latihan dan sejam kemudian penonton dari kelas lain berdatangan. Assembly Jumat ini menceritakan tentang Nabi Muhammad S.A.W. Jaka pun ikut ambil bagian pada assembly tersebut, tapi dengan sedikit ketegangan karena dia maunya snack dulu sebelum assembly. Tapi karena ada perubahan jadwal makanya dia agak protes. Baru saya tahu kalo anak autis itu harus membuat deal dulu sebelum melakukan sesuatu yang berbeda agar di tengah acara tidak ngambek.
Karena hampir seminggu gak ketemu Jaka, jadi deh tadi agak kagok lagi gmna menghandle dia, sempet bengong gak tau kudu ngapain..huaaaahhhh bingung beneran deh, mana dia keluar masuk aula terus untuk buang tissue, saya ngikutin terus bolak baliknya dia, soalnya takut ilang, waaahhhh bisa repot nih.
Alhamdulillah assembly berjalan dengan sukses dan anak-anak senang dengan perannya masing-masing, meskipun ada adegan yang terlalu lebay yaitu pas adegan perang-perangan hahahah anak-anak bodor pisan deh malah asik ajah main pedang. Selesai assembly anak-anak kembali ke kelas dan peursiapan untuk pelajaran art. Jaka yang keukeuh pengen ngitung di buku kumonnya gak mau untuk ikutan pelajaran art. AKhirnya Bu Ella menyuruh Jaka mengerjakan roncean kertas. Saya kemudian menyuruh Jaka untuk membuat lingkaran, tapi Jaka tidak mau, malah dia suruh saya yang buat. Hadeuhh saya malah nggak bisa nolak, harusnya kan saya bilang "No" Hadeuuuh susannnn gak bisa tegas dikit yaahhh huhuh jadi aja Jakanya kabur-kaburan.
Tiba saatnya solat Jumat, seperti biasa Jaka mendengarkan adzan di lapangan, dan ternyata hari itu adzannya kok gak kedengaran yah, jadi deh Jaka lama di lapangan, saya nungguin di pinggir lapangan,hiihhhi ngeliatin dia aja gitu. Akhirnya adzannya berkumandang juga, dan Jaka akhirnya wudhu dan mau solat Jumat. Di luar aula sudah berkumpul anak-anak autis yang lainnya. Hari Jumat ini saya lihat jumlah mereka lebih banyak dari JUmat sebelumnya. Ada satu anak yang saya lupa namanya, menurut guru-gurunya dia sedang berhalusinasi sebulan ini. Itu karena pengaruh obat yang diberiakn oleh dokternya, obatnya malah jadi racun untuk perkembangannya. Nah makanya sekarang sedang dinetralisir, dibersihkan pengaruh obatnya, sedih banget deh dengernya, anaknya putih ganteng tapi pernah suatu saat dia menjilat-jilat lantai dan menganggap dirinya anjing, hiksssss sediiih.
Selesai solat jumat, saya menemani Jaka makan siang. Dia agak bete soalnya bibirnya sariawan kasian lupa bawa minum dan nyari gelas di kantin gak nemu, saya bingung antara nyari gelas ama jagain dia, huaaaaa akhirnya dia mau makan juga dan setelah itu kembali ke kelas buat minum. Makan siang aman....... dan giliran saya makan siang dan solat.
Setelah selesei makan anak-anak beraktivitas melanjutkan pelajaran begitu pun Jaka Hingga akhirnya tiba jam pulang. Tapi ternyata hujannya deras sekali jadi kami menunggu hingga hujan reda. Setelah agak lumayan akhirnya saya pulang, daaaaaannnnn banjiir doong, huhuhuhuh akhirnya banjir yang semata kaki saya terobos, alhasil sepatu saya jebol ( agaaaiiin ). Tapi sedikit terhibur dengan menemukan rujak kuah favorit saya di depan Borma Antapani, heheheh.Langsung pulang ke rumah dan tiduur hehehhehe.
Evaluasi saya Jumat kedua ini, saya harus bisa bersikap lebih tegas, bukan berarti galak sekali lagi tapi tegas. Sayangnya saya masih belum bisa bertaring, saya masih memperlakukan Jaka seperti anak-anak normal lainnya dengan suara lembut dan sentuhan-sentuhan sayang. Ternyata untuk anak dengan karakteristik seperti Jaka sikap saya itu justru akan membuat dia lebih manja dan tidak menuruti perintah yang diinstruksikan. Tidak baik untuk perkembangan mentalnya. Sempet saya bingung juga bahkan hampir nangis karena saya belum bisa tegas, huhuhuhuu gimana caranya ya. Semoga dengan berjalannya waktu saya bisa tegas dan Jaka bisa menurut seutuhnya dengan apa yang saya ucapkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar